Ada sebagian elemen dasar politik yang pasti menempel, merupakan energi paksa, otoritas, dan imbas. Barang siapa yang kapabel mengendalikan dasar politik tersebut, maka orang itu akan bisa memiliki power atau kekuasaan. Dalam hal ini, politik betul-betul erat kaitannya dengan kekuasaan, sehingga banyak orang yang mengistilahkan bahwa politik itu menyangkut perebutan dan penggulingan kekuasaan. Tapi pada dasarnya, substansi dari politik itu sendiri yakni mengenai kekuasaan seseorang dalam negara untuk menjalankan sesuatu.

Definisi politik menurut Lasswel ialah siapa, mengerjakan apa, bagaimana, dan untuk apa. Meski ini tentu berhubungan erat dengan adanya actor politik yang berperan di dalamnya. Dimana actor politik hal yang demikian mempunyai kuasa untuk melakukan sesuatu dengan caranya. Dan tiap-tiap mereka memiliki strategi tersendiri untuk menerapkan kekuasaan, sehingga bisa mencapai tujuan tertentu.
Ada banyak sekali bidang kajian ilmu politik, sebagian di antaranya yakni negara, demokrasi, dan kebijakan public. Negara merupakan wadah dimana politik itu ada, dan negara tak akan dapat berjalan dengan baik tanpa adanya cara politik dan pemerintahan di dalamnya. Tidak demokrasi ini yaitu salah satu sistem yang dianut oleh suatu negara dan menjadi kajian ilmu politik yang kontemporer. Politik juga sangat terkait dengan kebijakan public, dimana actor politik yang bersangkutan, mempunyai tugas untuk membuat suatu kebijakan public untuk menyelesaikan keadaan sulit yang ada.
Itulah definisi dari politik yang bisa digambarkan. Kajian ilmu ini banyak sekali dilakukan oleh orang-orang karena memandang fenomena politik yang kian hari semakin kompleks. heran apabila politik menjadi tren center dalam kehidupan masyarakat. Apalagi fenomena politik itu bersifat dinamis, sehingga mesti senantiasa mengenal bermacam hal mengenai kasus politik yang ada.
referensi:
http://edefinisi.com/
https://id.wikipedia.org/wiki/Kata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar