Sabtu, 29 Juli 2017

Tips Menyeleksi Fire Hydrant System

Saya hendak menulis pertemuan dari orde pemadam kebakaran gedung superior tinggi yang sudah saya tulis pada teknik sebelumnya. Kesempatan ini tulisan saya akan menyeleweng ke dunia fire hydrant system pada gedung bertingkat tinggi.

Menyentuh kembali segalanya yang dalam maksud beserta fire hydrant system. Pada mana di tulisan aku sebelumnya telah saya sentuh pengertian sistem hydrant dengan umum. & juga sudah saya sodok dalam bentuk hydrant ada unit-unit pendukung yang bakal saya perjelas dalam tulisan kali ini.

Dari sekian banyak unit pendukung sistem hydrant di buat akan aku perjelas menurut pemahaman yang mampu beta cerna sederajat plumber tempat sebagai berikut:

Unit Tangki Penampung (Reservoir)

Unit bak penampungan dalam sistem hydran gedung mengesankan biasanya terletak di ground atau bisa juga pada basement menempel dengan bagian ruang menimba. Hal itu bertujuan dalam memperpendek jarak antara bak penampungan secara unit-unit menggelembungkan pendorong bentuk hydrant. Rangking tangki penampungan relatif merukunkan dengan tujuan dari luas gedung yang bersangkutan.

Hydrant Jockey Pump Unit

Jockey pump berfungsi sebagai penyetabil tekanan tirta pada instalasi pipa di jenis wet riser system. Dan juga sebagai pemrakarsa awal dalam saat terhambat valve hydrant box terungkap. Jockey pump di gerakkan dengan daya listrik berdaya tertentu.

Hydrant Electric Pump Unit

Sama halnya jockey pump, fungsi dari electric pump adalah sederajat pendorong pertemuan ketika jockey pump telah tidak dapat men-supply uap ke pada unit instalasi pipa serta tekanan uap menurun tajam. Kapasitas menggelembungkan ini pun tergantung daripada kebutuhan gedung. Sesuai namanya, electric pump di gerakkan dengan usaha listrik secara daya tertentu pula. Cara kerja electric pump bertumpu dengan jockey pump dengan perbedaan total tekanan yang di tentukan oleh pressure switch

Hydrant Diesel Pump Unit

Hydrant fire hydrant system diesel pump adalah unit pendorong terakhir pada sistem pemadam obor gedung superior. Fungsi dari diesel pump ini juga sama dengan 2 menimba pendorong sebelumnya dengan sistem starting tetap mengandalkan pressure switch. Unit pompa berikut di gerakkan dengan usaha diesel berbahan bakar mandiri sehingga gak terpengaruh dengan ketersiadiaan power listrik.

Hydrant Instalation Bagian



Pada bagian instalasi, orde hydrant khanah bertingkat tinggi memiliki bagian-bagian berupa serat pipa pengiriman dari lapangan pompa menunjukkan titik-titik hydrant box yang tersebar diseluruh area khalayak gedung. Punya diameter yang berbeda renggangan pipa paruh induk & pipa sub distribusi. Hydrant instalation segmen biasanya pada letakkan dalam ruang shaft tersendiri.

Segmen Penurun Tolakan

Unit penurun tekanan ini berfungsi dalam menjaga supaya tekanan air di dalam pembuluh distribusi senantiasa stabil. Sehingga di dapatkan tekanan yang ideal di tiap-tiap hydrant box dampak pengaruh gravitasi. Hal ini mengingat besar tekanan bertolak lurus beserta ketinggian. Sesi penting atas unit penurun tekanan ini adalah Pressure Reducing Valve.

Hydrant Box Unit

Segmen hydrant box merupakan potongan dari orde pemadam nyala yang terkait dengan langsung dengan operator. Kegunaan hydrant box adalah sederajat tempat penabung perangkat tempur melawan api yang mesti selalu ready.

Kesemuanya ini dalam wahid kesatuan segmen hydrant box. Demikian yang dapat beta tulis dalam artikel bentuk hydrant pada gedung bertumpuk tinggi ini. Sampai saat saya menyarikan, pengetahuan mengenai unit-unit pendukung sistem hydrant gedung masih sebatas berikut.

referensi:
http://depotsafety.co.id/alat-pemadam-api/
https://id.wikipedia.org/wiki/Api

Tidak ada komentar:

Posting Komentar