Rabu, 12 April 2017

Ulasan dan Kemampuan Adobe After Effects

Adobe After Effects adalah salah satu software compositing yang tenar dan telah digunakan mengacu pada luas pada pembuatan video, multimedia, film dan web. After Effects terutama dikenakan dalam penambahan efek luar biasa seperti imbas petir, tahi angin, salju, ledakan bom, & efek tertentu lainnya. After Effects sudah membantu getah perca praktisi perfilman Hollywood pada menghasilkan film-film dengan kesan khusus yang spektakuler. Spawn, Titanic, Deep Rising, The Jackal diartikan sebagai beberapa kop film yang telah memanfaatkan kemampuan After Effects.

Adanya kesamaan interface rumpang After Effects dengan sanak Adobe lainnya seperti PhotoShop memberikan prasarana dan kesejukan dalam pemakaiannya. Integrasi After Effects simpatik dengan PhotoShop, Illustrator, dan Premiere akan menghasilkan karya yang sebelumnya sulit dibayangkan untuk diwujudkan. Pada versi terbarunya, After Effects 6. Berbagai fitur yang kian memudahkan kalau para karatan dalam menghasilkan efek spesial yang inovatif namun menggunakan tengat saat yang tertahan.

Beberapa fitur yang terdapat di adobe after effects diantaranya:

1. Preset yakni ukurang yang akan dikenakan pada project anda (kalau anda memilih preset dipastikan akan mempengaruhi “Width And Height” mengacu pada otomatis hendak muncul setara yang anda pilih) misalnya kau mau mengarang project dalam tune telivisi atau periklanan telivisi jadi anda mesti menggunakan (PAL D1/DV Square Pix, 768 x 576), apabila dalam pembelajaran siap menggunakan luasan (Medium, 320 x 240) Pixel Aspect Ratio gunakan “Square Pixels”.

2. Frame Rate ialah perhitungan frame per second artinya sepertinya anda memakai 30 FPS jadi anda dalam ahad detik mempergunakan 30 gambar, tapi tipikal Televisi Nusantara menggunakan 25 FPS. Jepang juga Adobe After Effects CS6 Full Version mempergunakan 25 FPS untuk penggarapan film animasi.



3. Resolution yaitu untuk menentukan impak gambar yang akan dibentuk nantinya, di dalamnya terdapat berbagai pilihan antaralain, Full, Half, Third, Quarter, dan Custom. Ini juga mempengaruhi besar kecilnya RAM. Apabila kita menggunakan RAM yang standar misalnya 128 maka member dapat menyeleksi resolution “Full” tapi menggunakan catatan tdk menggunakan image yang banyak, karena siap menambah repot ketika pengerjaan.

4. Start Time Code yaitu bahwa anda mengakses project beserta menulis 0. 00. 01. 00, dipastikan pembuatan project anda mau mulai di menit di 1.

5. Duration diantaranya untuk menjadikan akhir zaman project yang dikerjakan (perlu diketahui di dalam suatu periklanan 1 detik saja ialah uang dipastikan harus bertenggang dalam menduga ini, bahwa perusahaan televisi meminta untuk membuatkan project 15 detik maka kau harus membuatnya tepat 15 detik, tidak boleh lebih atau kurang)

6. Anchor Point diantaranya untuk menggeser image namun tidak bertindak.

7. Position yaitu utk menggeser dari arah samping kanan atau kiri ataupun bisa atas atas kebawah.

8. Scala yaitu bagi mengecilkan atau memperbesar image

9. Rotation yaitu dalam membuat image berputar

10. Opacity ialah untuk menyusun image menjadi transparan

Tingkapan tool didalam After Effects anatara lainnya, selection tool(v), rotation tool(w), orbit camera tool(c), brush tool(ctrl+b), clone stamp tool(ctrl+b), eraser tool(ctrl+b), pen tool(g), hand tool(h), dan besar yang lainnya.

referensi:
http://manksolin.blogspot.co.id/2015/08/adobe-after-effects-cs6-v1100378-free.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Adobe_After_Effects

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar