Sabtu, 15 April 2017

Teknik Untuk Motivasi Diri Dengan Mengenal Diri

Mengenal diri bukan cuma mengenal tentang identitas diri. Ketika kau di tanya tentang sapa anda?, gede kemungkinan anda akan menjawab nama dikau, alamat, pekerjaan, pendidikan / keluarga dikau. Jawaban mereka masih merancu pada hal-hal fisik sifat diri. Atau jika anda sendiri yang bertanya menurut diri kamu sendiri tentang siapa bangun anda?, probabilitas anda hendak berpikir-pikir terlebih dahulu dalam menjawabnya. Kalau demikian, bisa diartikan kita belum sanggup mengenal muncul secara lebih mendalam pun. Padahal yang dimaksud beserta mengenal bangun adalah mengetahui diri swasembada secara patut tanpa kerisauan.

Tipe perdana, adalah tipe-tipe orang yang tahu tentang kekuatan, kemustajaban dan ingatan dari dirinya. Tipe ini menggambarkan orang2 yang terbuka segala masalah positif yang ada ketika dirinya serta berpotensi utk dikembangkan. Jika dia tahu tentang segala kelebihan ini, dan pun diakui orang2 lain berarti dia merupakan orang yang tahu secara kelebihan yang ia miliki. Kelebihan itu akan istimewa jika dimanfaatkan untuk meraih segala yang diinginkannya. Bila tidak, ia hanya mau tahu tentang kelebihannya namun, tidak menyampaikan arti apa-apa. Tipe itu adalah dikategorikan tipe manusia yang mengenal dirinya seorang diri.

Tipe ke-2, adalah manusia yang mengetahui tentang kelucahan, kekurangan, tewas, kesalahan dirinya sendiri. Banyak orang menyebut seluruh itu kisah inspirasi kejelekan diri. Semata itu melukiskan orang-orang yang tahu tentang hal-hal rendah yang terselip pada dirinya, dan berpotensi untuk mengubahnya kearah yang lebih cantik. Mengetahui cacat diri merupakan hal yang baik & akan bermakna jika diikuti dengan menyidik cara bagi memperbaikinya. Jenis ini pun termasuk kedalam tipe orang-orang yang dapat mengenal dirinya.

Tipe ke-3, adalah sosok yang tidak tahu dengan kekuatan, kelebihan & bakat dari dirinya. Menjalankan orang-orang yang tidak mengenal hal-hal-hal konklusif yang berpotensi untuk dikembangkan pada dirinya. Jika bakat dan kesanggupan dirinya aja dia bukan tahu, lalu bagaimana dia bisa mengembangkannya. Tipe ini menggambarkan orang2 yang tidak mengetahui dengan dirinya sendiri. & terkadang orang2 lain lebih tahu pada dirinya daripada pada dia sendiri.

Macam ke-empat, merupakan orang yang bukan tahu cacat, kekurangan, kejelekan, kesalahan pribadi. Bisa dianggap orang jenis ini diartikan sebagai orang gak mempedulikan kepincangan pada dirinya. Padahal bahwa ia gak mengetahui cacat dari dirinya, bisa jadi mau berimbas leta pada dirinya. Seringkali kalian temui orang-orang seperti ini diartikan sebagai orang-orang tidak mau terpelajar dengan kejelekan, dan kesalahannya. Bahkan orang seperti ini sangat senang menyalahkan orang berbeda, tetapi gak mau berbuat introspeksi dirinya. Tipe yang ada menggambarkan orang-orang tidak dapat mengenal dirinya sendiri.



Jadi sudah jelas, tipe pertama dan ke-2 merupakan macam orang yang mampu mengerti dirinya. Tetapi tipe ke-3 dan ke-empat merupakan jenis orang yang bukan bisa mengenal dirinya sendiri.

Orang-orang yang mampu mengetahui diri sendiri, mengetahui kemustajaban dan kejelekan diri hendak mampu menyampaikan motivasi muncul yang lebih besar, menyusun pengharapan yang lebih longgar, menghasilkan kesangkilan memecahkan sengketa yang kian tinggi dan mampu untuk mengelola diri dengan bagus.



Kesimpulannya, semoga dapat mencecah keinginannya, seseorang terlebih lalu harus dapat mengenal dirinya sendiri. Apabila ia tutup mampu mengerti diri seorang diri, setelahnya ia juga dengan mampu bagi mengelola dirinya. Jika telah bisa memerintah dirinya menggunakan baik, pastinya ia pun mampu utk memotivasi muncul sendiri. Seluruh itu diawali dari diri sendiri.

referensi:
http://www.inspirasihidup.web.id
https://id.wikipedia.org/wiki/Motivasi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar