Minggu, 09 April 2017

Karya Film Pirates of the Caribbean Paling Baru

Tangan kanan Jack, Hector Barbossa, meyakinkan Jack untuk menyiarkan letak peti tersebut. Namun, malang, sehabis diberitahu masa peti itu, para satuan kerja yang dipimpin oleh Barbossa memberontak & membuang Jack di sebuah pulau yang sedikit dan terpisah dan melepaskan Jack satu pistol yang berisi wahid peluru, yang dapat dipakai Jack bagi bunuh pribadi seandainya ia tak superior menahan lapar. Beruntung, Jack bertemu menggunakan para penyelundup yang menutupi rum tersebut di sana sehingga ia bisa berangkat dari pulau itu. Secara niat balas dendam, Sparrow menyimpan timah panas di pistolnya untuk membasmi Barbossa.



Rancangan sepuluh tahun kemudian, Sparrow datang di Port Konsumtif untuk menggondol kapal. Namun, ia ditangkap dengan dalil dia adalah seorang penyamun. Malamnya, Hitam Pearl menyimpuk Port Konsumtif, mencari peniti emas Aztec. Selama penyerangan, Jack bertemu dengan 2 bekas regu kapalnya serta mengetahui kalau mereka udah dikutuk. Keesokan harinya, Will Turner, seorang pandaibesi yang sempat menerabas Jack, meminta pertolongan Jack untuk menyingkirkan Elizabeth yang diculik sambil Barbossa. Barbossa menculik Elizabeth karena tetap darahnya mampu menghilangkan sumpah. Jack baru menyetujui permintaan Will pada ia menyadari bahwa sebenarnya darah Will merupakan seksi penting yang dapat melenyapkan kutukan serta dapat ia manfaatkan bagi mendapatkan merosot Black Pearl. Will lantas membebaskan Jack, dan keduanya mencuri kulit angkatan laut kerajaan, Interceptor.

Setelah mereka berhasil merekut kru yang Tortuga, mereka berlayar menuju Isla de Muerta, teritori dimana raga Black Pearl dapat membersihkan kutukan tersebut. Setibanya dalam sana, secara sembunyi-sembunyi Will dan Jack masuk ke gua dimana ritual penghentian kutukan lumayan dilaksanakan, namun demikian Will, yang menyangka Jack akan mengkhianatinya, memukul Jack sampai terperanjat. Dia setelah itu menyelamatkan Elizabeth, lalu dua-duanya naik ke kapal, tapi Black Pearl berhasil mengejar mereka dan memulai peperangan. Setelah peraduan berakhir, Interceptor tenggelam dan awaknya ditangkap. Setelah mengetahui identitas pasti Will, Barbossa kembali memberantas Jack dan Swann yang pulau yuwana yang dulu pernah "disinggahi" Jack. Namun malang hisab Jack, Elizabeth membakar semata rum kesenangannya untuk membuat api yang besar semoga Komodor Norrington dapat melihatnya. Setelah diselamatkan http://www.detikbaru.com/2017/04/film-pirates-of-the-caribbean-5.html Norrington Elizabeth berjanji dengan menerima rayuan Norrington yang ingin menjimak dirinya untuk membujuk Norrington agar menyergap Isla de Muerta & menyelamatkan Will



Sesampainya ketika sana, Sparrow masuk ke dalam liang dan mengeluarkan ritual pengorbanan. Dia menginformasikan bahwa armada laut lahir untuk menyimpuk dan mengijabkan untuk merupakan aliansi. tatkala Barbossa sungguh dan mengharuskan kru-nya untuk keluar menyimpuk angkatan samudra, Jack menyerangnya. Mendekati konklusi pertarungan, Barbossa berhasil menyabat Jack secara pedangnya serta percaya jika Jack dengan mati. Akan tetapi ternyata Jack telah mempersiapkannya, ia menggunakan sengaja mengangkat sebuah medali dari peti sehingga dirinya dikutuk sebagai tengkorak yang bukan bisa tewas (immortal skeleton). Setelah hal itu, Jack melempar medali ke arah Will, Will mengambilnya dan menjegal darahnya ke peti ini sehingga sumpah peti mereka hilang; Barbossa kembali jadi manusia sahaja yang siap mati. & Jack meski menembak Barbossa tepat pada dadanya, Barbossa tewas. Sehabis kru Barbossa berhasil ditaklukan, Jack dibawa ke Port Royal untuk dieksekusi, namun dengan sandaran Elizabeth serta Will, ia berhasil samar-samar ke pelabuhan dan lari bersama kapalnya, Black Pearl, sebagai kapten. Will serta Elizabeth lantas mengucapkan sikap mereka, itu saling menghendaki satu bertumpu lain, Norrington paham & pergi menjauhi mereka.

referensi:
http://www.detikbaru.com/2017/04/film-pirates-of-the-caribbean-5.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Kronologi_cerita_Pirates_of_the_Caribbean

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar