Untuk menjawab pertanyaan tersebut kita bakal melihat kira-kira faktor yang perlu menjadi bahan pertimbangan sebelum memilih kontraktor, rumpang lain:
1. Kontraktor secara legalitas yang jelas. Pilihlah kontraktor yang jelas badan usahanya, mengarungi kantor, pengabsahan usaha yang masih berlaku, serta mengarungi reputasi yang baik. Unsur ini berarti untuk memencilkan terjadinya masalah di lalu hari, karena kontraktor secara badan usaha yang terbuka cenderung hendak selalu melestarikan kualitas & reputasinya.
2. Kontraktor dengan hasil tingkah laku yang baik dan berpengetahuan. Kualitas perbuatan yang baik dapat dipandang pada hasil kerja pemborong tersebut di proyek-proyek sebelumnya. Selain tersebut kita sanggup lihat daripada daftar keahlian kontraktor tersebut apakah sudah banyak memproduksi proyek-proyek bangunan yang sejenis dengan gedung kita.
3. Kontraktor yang mendapat saran dari pengguna jasa sebelumnya. Ini juga penting dalam dipertimbangkan, kalau kontraktor merekam rekomendasi mulai pengguna usaha sebelumnya, makin kalau kita kenal menggunakan pengguna jasanya kita mampu mendapatkan informasi yang persis tentang impak pekerjaan & tanggung jawab pemborong tersebut.
4. Kontraktor pada tenaga kerja yang trengginas dan berpengetahuan. Hal tersebut penting untuk menjamin dampak pekerjaannya bertaraf baik.
5. Kontraktor dengan harga yang wajar. Tidak memilih pemborong dengan pajak yang luar biasa mahal, tetapi hindari pun kontraktor yang menawarkan harga borongan yang sangat sederhana karena kiranya mereka salah dalam perhitungan dan nantinya akan meranapkan kualitas ataupun parahnya mereka akan mengeluarkan pekerjaan jika mengalami kemalangan. Pilihlah pemborong yang memberikan harga borongan yang galib. Setiap bisnis pasti mengimpikan keuntungan, 10% merupakan moral yang lazim bagi kontraktor.
6. Pemborong yang bertanggung jawab dan menyampaikan garansi. Apakah kontraktor tersebut berani menganjurkan garansi kinerja pekerjaannya bila suatu jangka nanti tercipta kerusakan seksi bangunan misalnya seperti genting yang merembes. Apakah kontraktor tersebut masuk akal dan pandai tanggap tentang keluhan pelanggannya? Secara riil hal itu bisa tapak dari pengguna jasa sebelumnya atau apabila kita mengetahui baik pemborong tersebut.

Demikian beberapa masalah yang demi dipertimbangkan dalam memilih kontraktor yang baik untuk pembangunan rumah member, semoga berperan.
referensi:
http://www.mpalumunium.com/kontraktor-acp-dan-kaca/
https://id.wikipedia.org/wiki/Kontraktor
Tidak ada komentar:
Posting Komentar