RFC 950 mendefinisikan penggunaan sebuah subnet mask yang disebut juga sebagai satu address mask sebagai 1 buah nilai 32-bit yang dikenakan untuk mengasingkan network identifier dari host identifier di dalam sebuah isyarat IP.

Di setiap contoh soal Subnetting Jaringan di dalam sebuah tali yang mempergunakan TCP/IP membutuhkan sebuah subnet mask meskipun berada di dalam sebuah selaput dengan ahad segmen aja. Entah tersebut subnet mask default (yang digunakan pada memakai network identifier berbasis kelas) maupun subnet mask yang dikustomisasi (yang digunakan ketika memproduksi sebuah subnet atau supernet) harus dikonfigurasikan di dalam setiap node TCP/IP.
Pengertian & Fungsi Default Gateway
Gateway adalah satu buah perangkat yang digunakan utk menghubungkan tunggal jaringan komputer pangku dengan ahad atau semakin jaringan komputer yang mempergunakan protokol persinggungan yang luar biasa sehingga informasi dari satu jaringan computer dapat dikasih kepada komposisi komputer lainnya yang protokolnya berbeda.
Madah gateway merujuk kepada hardware atau software yang menyatukan dua praktik atau tali yang tidak persis, sehingga laporan dapat ditransfer antar komputer yang berbeda-beda. Salah satu contoh penggunaan gateway adalah pada email, dengan demikian pertukaran email dapat dikerjakan pada bentuk yang bertentangan. Definisi ini adalah keterangan gateway yang utama. Di dalam pengertian teknis, istilah tersebut mengacu di dalam pengaturan hardware maupun software yang menerjemahkan antara dua protokol yang berbeda.
Ulasan yang lebih umum untuk istilah yang ada adalah sebuah mekanisme yang menyediakan akses ke sebuah sistem beda yang tehubung dalam 1 buah network. Host yang diterapkan untuk mengubah lalu lintas selaput dari mono jaringan ke jaringan lain, juga dimanfaatkan untuk melewatkan lalu lintas jaringan dari wahid protokol ke protokol lain. Dipergunakan utk menghubungkan dua jenis pola komputer yang arsitekturnya sama sekali berbeda. Oleh sebab itu gateway lebih kompleks dari bridge. Gateway dapat diaplikasikan antara berbeda untuk menghubungkan IBM SNA dengan digital DNA, LAN (Local Wilayah Network) beserta WAN (Wide AreaNetwork).
Seiring dengan merebaknya internet, hikmat gateway seringkali bergeser. Bukan jarang juga pemula menyinkronkan "gateway" dengan "router" yang sebetulnya tdk benar. Kadangkala, kata "gateway" digunakan utk mendeskripkan perlengkapan yang menyatukan jaringan komputer saku besar menggunakan jaringan komputer kabin besar yang lain. Hal berikut muncul karena seringkali pertikaian protokol korespondensi dalam tali komputer sama sekali terjadi dalam tingkat komposisi komputer yang besar. Gateway juga sanggup diartikan sederajat komputer yang memiliki minimal 2 impak network interface untuk menjalin 2 ekses jaringan alias lebih.
Tatkala Internet suatu alamat dapat ditempuh terbang gateway-gateway yang memberikan jalan/rute ke panduan mana yang harus dilalui supaya pangsa data sampai ke urusan. Kebanyakan gateway menjalankan routing daemon (program yang meng-update secara bergerak tabel routing). Karena itu gateway pun biasanya berfungsi sebagai router. Gateway/router sanggup berbentuk Router box laksana yang tatkala produksi Cisco, 3COM, dan sebagainya atau mampu juga berona komputer yang menjalankan Network Operating System plus routing daemon. Misalkan PC yang dipasang Unix FreeBSD serta menjalankan program Routed ataupun Gated. Namun dalam penerapan Natd, routing daemon gak perlu dilakoni, jadi sempurna dipasang gateway saja. Sebab gateway/router mengurus lalu lintas antaran data mendampingi jaringan, oleh karena itu di dalamnya bisa dipasangi mekanisme pembatasan atau kebahagiaan (filtering) paket-paket data, Sistem ini disebut Firewall.
referensi:
http://luragung.com
https://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar