Kamis, 19 November 2015

Cara Sablon Kaos Bagi Pemula

Kami berpikir, keahlian cetakan kaos super membantu Anda untuk membandar dengan menguji peluang bisnis kaos.

A. PERSIAPAN CAP SABLON

Pertama-tama yanga Kita harus siapkan adalah benih dan peranti untuk merekam kaos secara diantaranya didefinisikan sebagai:

1. Kaos yang bakal dicetak (Warna Putih atau terang)

2. Papan tripleks sesuai buntal kaos

3. Rangka/screen dgn gambar dengan sudah diafdruk (lihat tips afdruk)

4. Rakel yang sudah terpasang di pikiran rakel

5. Tinta sablon tekstil

6. Beberapa sutra plastik serta lakban

7. Kain katun perca & air secukupnya untuk sikat sisa tinta.

B. PROSEDUR CETAK SABLON

1. Siapkan kaos. Masukkan tatakan tripleks ke di dalam kaos agar tinta tidak merembes ke bagian tamat kaos serta menstabilkan kaos waktu disablon.

2. Letakkan rangka atau screen alias kasa cap di untuk kaos. Posisikan gambar serasi dengan keperluan perancang. Apabila warna lebih dari eka, tutupi gambar yang lain secara selembar plastik dan selotip secukupnya.



3. Posisikan rancangan screen cocok rancangan.

4. Tuang tinta di bingkai gambar sesi atas mulai anda menghadap obyek. Berikutnya, tarik cet sablon tersohor ke pedoman ke kaki gunung menggunakan rakel dengan tekanan yang papar, cukup eka kali pungutan.

5. Sablon kaos telah selesai apabila Anda semuanya menghendaki eka warna sablon dan perhatikan hasilnya secara mengangkat rajah screen lambat-lambat. Berikutnya keringkan kaos tersohor.

6. Bersihkan/cuci tinta daripada rangka dan siapkan gambar bagian berikutnya serta tutup bagian beda dengan plastik dan selotip.

7. Letakkan kaos yg sudah disablon dengan sifat pertama pada meja cap yang telah ditentukan. Sekali sedang, penempatan screen harus tepat agar hasilnya prima.

8. Atur hasil sablonan serta ulangi step 2 - 4 lebih dari untuk ragam kedua.

tujuh. Ulangi reaksi menyablonan mencapai berbatas selesai muncul warna final yang Anda kehendaki.

Mudah meski cara sablon kaos sederhana? Yang diperlukan waktu meletakkan gambar pada screen bagi “menyablon rona kedua dan seterusnya” posisinya harus jelas. Bila segala kaos telah tersablon, tunggu sampai tinta betul-betul polos sebelum kaos dilipat dalam dikirimkan ke pemesan. Pada waktu perlu Anda lakukan pengeringan dan Tanpa lupa cepat bersihkan screen sebersih sepertinya dari tinta sablon.

C. PROSES PASCA CETAK SABLON

Ada tiga hal (bisa lebih) yg biasanya kudu anda lakukan setelah anda selesai melaksanakan pencetakan, ialah:

Proses Drying

Setiap tinta cetak merindukan waktu dalam mengering beserta sempurna, terutama bila anda memegang tinta tersebut juga permukaannya anda rasa sangka mengering, belum tentu tinta tersebut sudah kering secara sempurna. Oleh sebab itu penting guna mengenal perompak tinta cetak yang anda manfaatkan. Untuk reaksi ini anda dapat melakukannya dengan melalui proses alami (penjemuran) atau dengan dukungan mesin (kipas angin, blower, dsb).

Prosedur Curing

Prosedur ini memerlukan alat-alat yg khusus untuk dapat menyampaikan jenis-jenis tinta tertentu. Diantaranya misalnya tinta jenis plastisol yang demi melalui reaksi pemanasan dalam temperatur yang sangat panas (sekitar 143 - 166 derajat Celcius), dengan mempergunakan mesin conveyer atau flash heater. Guna Tinta Kejai / GL / Rubber, juga mencita-citakan proses curing, dengan menjalankan mesin hot press yg dapat diatur panas temperaturenya (sekitar 110 - 130 derajat Celcius).

Proses Burning/Pengopenan

Ada pula jenis-jenis tinta tertentu yg membutuhkan treatment seperti ini, pada dasarnya proses ini membakar/memanggang tinta tersebut sehingga mencapai kurik pengeringan dengan sempurna.

referensi:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar