Pernahkan Anda mendengar mengenai martabak unyil, martabak imut atau martabak mini?. Ketiganya kolektif saja dalam hal penampilan dan mencicip, namun yang membedakannya dengan martabak ranggi biasa yaitu mengenai ukurannya saja. Martabak unyil atau martabak mini memiliki tolok ukur dengan diameter dengan lebih kecil tapi urusan rasa tidak kalah enak secara martabak ukuran biasa pada umumnya. Nah, kali ini kita bakal coba membahas cara pembuatan martabak elegan mini atau yang sering disebut martabak unyil.
Cara membuat martabak mini dengan cetakan martabak mini tidak lah sulit, namun walaupun begitu bukan berarti kita bisa merendahkan cara pembuatannya. Membuat martabak memerlukan ketahanan, satu atau dua kali gagal adalah hal yang biasa. Lebih dari itu sampai lima bengawan gagal pun sedang dalam kategori secara wajar. Hal memalingkan sulit adalah memperoleh komposisi yang surat keterangan dengan selera, juga menentukan tingkat kematangan yang pas.
Cara Membuat Adonan:
Talk terigu, baking powder, susu bubuk full cream, vanili dan ragi instant dicampur menjadi satu serta aduk hingga terlalu merata, sisihkan.
Kocak telur bersama gula pasir sampai tumpah ruah, masukkan mentega larutan sambil terus diaduk kemudian masukkan konglomerat terigu yang sudah dipersiapkan tadi lumayan demi sedikit sambil diselingi dengan penambahan air hangat (sambil terus diaduk). Lakukan sampai semua terigu tercampur dan atur kekentalan adonan maka itu tidak terlalu susur. Adonan yang terlalu kental akan memproduksi martabak bertekstur lumayan keras dan tidak mengembang sempurna dan jika terlau encer bakal membuat martabak terlalu lembek, disinilah pendedahan dan pengalaman diperlukan.
Tutup rapat adukan dengan plastik serta diamkan selama minimal 4 jam, bertambah bagus didiamkan semalaman. Hal ini bertujuan untuk meng-inkubasi adukan sehingga ragi instant bekerja dan mem-fermentasi adonan. Jika ruang inkubasi terlalu singkat, adonan tidak akan tumpah ruah sempurna.
Cara Membuat Martabak Mini
Kalau adonan sudah terinkubasi sempurna, adonan mau mengembang dan terdapat banyak gelembung udara didalamnya, dan tersebut tandanya adonan sungguh siap menuju reaksi berikutya.
Siapkan loyang martabak unyil dan beri olesan mentega hingga merata, panaskan diatas kompor sampai benar-benar panas (jangan buru-buru menuang adonan).
Jika loyang sudah biasa benar-benar panas barulah tuangkan adonan kira-kira setengah dari kedalaman loyang. Tekan segelintir sambil agak digoyangkan memutar dengan tujuan membentuk pinggiran yang akan mempercantik martabak unyil. Hal berikut harus dilakukan secepat mungkin karena adonan akan cepat menggumpal, dan dikerenakan total lubang cetakan dalam satu loyang martabak unyil ada empat maka lakukanlah secepat mungkin.

Jika penuangan adonan sudah siap, tunggu beberapa ketika sampai terbentuk gelembung-gelembung udara dan sehabis itu segera kecilkan api ke tingkat paling kecil dan segera tutup luluhan.
Tunggu adonan terlintas setengah matang, ditandai dengan adanya gelembung-gelembung yang membentuk ruang udara yang semakin jelas terlihat, sesudah itu taburkan gula pasir secukupnya. Langkah ini bersifat opsional jika kita mengkhayalkan martabak unyil yang lebih legit.
Tudung lagi adonan serta tunggu sampai martabak unyil matang. Utama kematangan bisa dilihat dari bagian bawah martabak yang berwarna kecoklatan, dan jika sudah begitu segeralah angkat.
referensi :
www.cetakankueloyang.com/2015/09/cetakan-martabak-mini-teflon-anti.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Martabak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar