Sabtu, 21 Maret 2015

General: Petunjuk Ilmiah Manfaat Kulit Manggis bagi Kesehatan tubuh

Manfaat kulit manggis terpendam tak bermakna selama ratusan tahun. Zaman dahulu pada China kulit manggis kadang-kadang dimanfaatkan guna obat diare. Itu jelas tidak setara dengan khasiatnya dengan luar biasa: petarung unggul untuk melawan kanker, penyakit jantung, diabetes mellitus, dan sejumlah penyakit degeneratif unik.

Kulit manggis tutup dimanfaatkan untuk kesehatan tubuh di berbagai negeri



Dunia pengobatan China yang sudah berusia ribuan tahun sebagai pelopor pemakaian indra peraba manggis untuk menolak penyakit tertentu. Dalam Thailand dan Philipina, kulit manggis lazim digunakan untuk menyemburi disentri dan luka kulit. Di Karibia dan Amerika Latin, teh buah manggis dikonsumsi sebagai pembangkit stamina; di Brazil, untuk mengatasi masalah pencernaan.

Masyarakat India memakai tepung http://www.khasiat-kulitmanggis.com/ buat mengatasi disentri, somplak luar, luka bernanah, dan maag. Warga Jepang mengenal insang dan kulit batang manggis sebagai herbal berefek antiinflamasi. Dia kerap dipakai buat mengobati eksem serta penyakit kulit berbeda seperti psoriasis. Dalam Venezuela, kulit manggis digunakan untuk mengobati infeksi kulit hukuman parasit.

Laurent Garcin, penjelajah hutan berkebangsaaan Perancis yang memberi nama Garcinia mangostana pada abad ke-16, mungkin tidak menukas temuannya memiliki keguanaan lebih hebat dari pengetahuan zaman usang itu. Semua terbit pada April 1993 saat Munekazu Iinuma mengumpulkan kulit manggis dari berbagai sentrum di Indonesia. Risa manggis itu kemudian diterbangkan ke Gifu Pharmaceutical University, Jepang.

Di sana, per Kenji Matsumoto dan kawan-kawan, termasuk Munekazu Iinuma, sejumlah dua, 7 kg risa buah manggis lelap diekstrak dengan heksana, benzena, aseton, & alkohol 70%. Ekstraksi menghasilkan 6 tiruan xanthone: a-mangostin, b-mangostin, g-mangostin, mangostinone, garcinone E, dan 2-isoprenyl-1, 7-dihydroxy-3-methoxyxanthone.

Selanjutnya itu mengambil sejumlah petak penyebab leukemia, diantaranya HL60, K562, NB4, dan U937 mulai Riken Cell Bank, Tsukuba, Ibaraki, Jepang. Sel kanker sumber leukemia itu dikulturkan, kemudian senyawa-senyawa xanthone dilarutkan dalam pegangan itu. Hasilnya valid bahwa a-mangostin memperkenalkan proses apoptosis penjara leukemia.
referensi :
www.khasiat-kulitmanggis.com
http://id.wikipedia.org/wiki/Manggis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar